Jatim Minim Ahli Gizi

Media Bidan - Jumlah ahli gizi di Jatim ternyata sangat minim, yakni hanya 1.440 orang. Padahal idealnya Jatim membutuhkan  6.840 ahli gizi jika jumlah penduduk Jatim saat ini sebanyak 38 juta jiwa.

“Data terakhir Persagi Jawa Timur baru ada 1.400 ahli gizi. Jadi saat ini kita sebenarnya kekurangan 5.440 ahli gizi, Sebab jumlah idealnya adalah 18 ahli gizi per 100 ribu penduduk, ”ujar Ketua DPD Persatuan Ahli Gizi (Persagi) Jatim, Andriyanto.

Menurut Andriyanto, di Jawa Timur terdapat lima institusi pendidikan gizi mulai Akademi Gizi di Surabaya sampai Akademi Gizi Malang. Dari lima institusi pendidikan gizi itu hanya dilahirkan sekitar 400 ahli gizi per tahun saja.

“Itupun tidak seluruhnya terserap pemerintah. Karena sebagian ahli gizi yang baru lulus memilih bekerja di perusahan swasta yang bergerak di bidang makanan dan minuman,” ujarnya.

Keberadaan ahli gizi sangat diperlukan mengingat kesadaran akan pentingnya gizi masyarakat Jawa Timur masih rendah. Akibatnya, angka gizi buruk, gizi kurang, dan gizi lebih di Jatim relatif masih tinggi.

Tahun 2009 saja sebanyak 12,7% balita di Jatim mengalami gizi kurang dan gizi buruk. Berdasarkan catatan itu, 60% kasus gizi buruk dan gizi kurang disebabkan oleh rendahnya pengetahuan orangtua. (irm/mas)

Baca juga:

  • Jatim Juga Minim Tenaga Spesialis Jiwa





Belum ada komentar

Tinggalkan balasan