Satu Setengah Tahun, Kominfo Blokir 4.000 Fintech Ilegal

Kementerian Komunikasi dan Teknologi Informasi (Kominfo) Republik Indonesia telah mengumumkan bahwa mereka telah memblokir 4.000 perusahaan teknologi keuangan atau dikenal sebagai fintech tanpa lisensi atau ilegal.

Blokade ini, Kominfo menjelaskan, tidak hanya berdasarkan keluhan dari masyarakat, tetapi juga berdasarkan hasil pemantauan dari mesin AIS. Menurut data dari Direktorat Jenderal Aplikasi Komputer, dari Agustus 2018 hingga Desember 2019 ada 4.020 situs web dan aplikasi fintech yang dirawat dan diblokir oleh komunikasi dan teknologi informasi.

Jumlah ini lebih tinggi dibandingkan dengan blockchain yang dibuat Kominfo pada tahun 2018. Pada tahun 2018, Kominfo memproses dan memblokir tidak kurang dari 211 situs dan 527 aplikasi fintech di Google Playstore.

Selama periode lima bulan dari Agustus 2018 hingga Desember 2018, Kominfo menyebut Desember sebagai bulan dengan jumlah situs dan aplikasi terblokir terbesar, total 134 situs dan 216 aplikasi.

Sementara itu, pada tahun 2019, Kominfo mengungkapkan bahwa jumlah halaman dan aplikasi yang diblokir telah meningkat menjadi 3282. Jumlahnya terdiri dari 841 situs, 1085 aplikasi di Google Playstore, dan 1356 aplikasi pada platform selain Playstore.

Sementara pada 2019 November adalah bulan di mana jumlah terbesar situs dan aplikasi diblokir, total 12 situs, 24 aplikasi di Google Playstore dan YouTube dan 1187 aplikasi pada platform selain Google Playstore, sehingga totalnya menjadi 1.223.

Langkah komunikasi dan informasi ini juga mendukung Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Karena Kementerian Komunikasi dan Informasi telah menjadi anggota Satuan Tugas Peringatan Investasi OJK sejak 2016.

Gugus tugas ini dimaksudkan untuk melindungi konsumen dan orang-orang di Indonesia dari fintech ilegal. Selain itu, pada tahun 2017, Kominfo meluncurkan portal cekrekening.id, yang dirancang untuk membantu publik mendapatkan informasi rekening bank yang dilaporkan telah dilaporkan sebagai tindak pidana.

Satu Setengah Tahun, Kominfo Blokir 4.000 Fintech Ilegal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top